Tua-Tua Keladi, Striker Serie A yang Makin Tua Makin Menjadi

0
25

Serie A dikenal sebagai salah satu liga tertua di dunia karena mulai bergulir sejak tahun 1930-an. Tak hanya dianggap sebagai salah satu liga tertua, Serie A juga dikenal sebagai kompetisi yang diisi oleh para bapak-bapak. Ya, berbeda dengan Liga Inggris, Bundesliga, Ligue 1, atau bahkan La Liga, klub-klub Serie A Italia kerap dihuni oleh para pemain yang sudah tidak muda lagi. Tak heran jika liga ini kerap menjadi destinasi para pemain tua yang ingin mendapatkan peran penting.

Masih ingat bagaimana skuad AC Milan yang kala itu ditukangi oleh Ancelotti menjadi klub dengan rata-rata umur paling tua di Italia. Tak hanya di Milan, secara keseluruhan tim-tim di Serie A juga kerap menggunakan pemain tua. Mereka lebih memilih meminjamkan pemain muda ke klub lain dan menggunakannya setelah mereka berumur 25-an. Beberapa striker yang kini berada di deretan top skorer juga tergolong tua. Hanya ada Icardi dan Dybala yang berumur dibawah 25 tahun.

Seorang striker sendiri bisa mencapai umur produktif di rentang usia 25 hingga 31 tahun. Ciro Immobille yang saat ini menjadi andalan Lazio kini berumur 27 tahun. Usia tersebut dianggap sebagai usia emas bagi seorang striker. Meski demikian, ada beberapa striker yang sudah berumur 32 tahun dan masih bisa menunjukkan produktivitasnya di lapangan hijau. Striker gaek ini pun kini menjadi tulang punggung klub dalam mengarungi Serie A musim ini.

Striker Tua Paling Produktif di Serie A

Cyril Thereau

Pemain Fiorentina berusia 34 tahun itu secara mengejutkan tampil dengan mempesona di musim ini. Pemain asal Prancis itu pun kini sudah mencetak 7 gol bagi La Viola di semua kompetisi.

Thereau sendiri baru merapat ke Fiorentina di menit-menit akhir bursa transfer. Ia begabung ke Artemio Frachi bahkan 2 minggu setelah Serie A mulai bergulir. Tim pun memiliki banyak keuntungan karena kedatangannya. Selain sudah membantu Fiorentina merebut posisi 9 di Serie A, Cyril Thereau pun datang dengan harga yang sangat murah, yakni 1,5 juta euro.

Ia pun dapat membantah prediksi para pengamat yang justru berpihak paga Giovanni Simeone (21 tahun) yang akan menjadi tulang punggung klub.

Fabio Quagliarella

Nama yang satu ini sempat meroket saat ia bermain bersama Juventus. Bersama I Bianconeri, Fabio Quagliarella pun menjadi bagian penting bagi sejarah klub. Ia pun naik ke level timnas Italia saat bermain gemilang di Juventus.

Namun setelah menua, ia pun mulai tersingkirkan. Meski demikian, Quagliarella tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan performa mengingat ia menjadi mesin gol bagi Sampdoria. Il Samp sendiri secara mengejutkan tampil mempesona dengan berada di peringkat 6 Serie A di atas AC Milan.

Ia pun menjadi ujung tombak klub dengan catatan 7 gol dan 3 assists. Meski kini sudah berumur 34 tahun, namun ia masih bertekad untuk masuk timnas Italia dan berlaga di Piala Dunia Rusia 2018 nanti.

Giampaolo Pazzini

Salah satu Youngster terbaik yang pernah dimiliki Italia ini kembali berjaya bersama klub barunya, Hellas Verona. Setelah tampil di Serie B, striker berusia 33 tahun itu kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia.

Ia sudah mencetak 4 gol bagi klub tanpa bintang itu. Meski kini masih berada di zona degradasi, namun keberadaan Pazzini dipercaya akan membuat Verona bertahan di Serie A pada musim depan.

Tua-Tua Keladi, Striker Serie A yang Makin Tua Makin Menjadi on November 8, 2017 rated 5.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here