Tottenham Vs Crystal Palace, Pochettino Kejar Poin 3 Tertinggal dengan MU

0
14

Tottenham vs. Crystal Palace: Saatnya Mencuri Poin Setan Merah

Kekalahan Tottenham Hotspur dari Manchester United membuat The Lilywhites harus kehilangan poin. Meski tidak turun dari peringkat ketiga, namun kini perolehan poin Spurs dengan United terpaut tiga angka setelah sebelumnya sama. Tak heran jika kekalahan menyakitkan dari MU pada pekan lalu menjadi tamparan bagi Tottenham. Mereka belum layak disandingkan dengan klub Elite Eropa yang kerap menang saat melawan tim besar.

Untung saja anak asuhan Pochettino mampu menjaga mental mereka. Kekalahan dari United di pekan 10 dijadikan bahan bakar untuk melibas Real Madrid di pertengahan pekan ini. Tottenham yang tidak diprediksikan akan menjadi pemenang justru mematahkan semua prediksi pengamat sepak bola. Dua gol Dele Alli dan satu gol dari Cristian Eriksen hanya mampu dibalas satu gol oleh Cristiano Ronaldo. Kemenangan 3-1 pun menjadi bekal penting di tengah pekan untuk mengarungi kompetisi nasional.

Selisih 3 poin dari Manchester United pun kemungkinan bisa dipangkas pada Minggu malam. Di hari yang sama, Manchester United akan berhadapan dengan Chelsea di Stamford Bridge. Meski banyak yang memprediksi pertandingan ini akan menjadi milik United, namun data dan fakta menunjukkan bahwa MU belum bisa mengalahkan Chelsea saat tampil di Stamford Bridge selama 6 pertandingan terakhir.

Jika rekor tersebut bisa dipertahankan oleh Chelsea, tentu anak asuhan Pochettino bisa kembali menyamakan poin dengan Manchester United karena Tottenham diprediksi akan menang mudah saat melawan Crystal Palace.

Partai Final Melawan Tim Terburuk di Liga Inggris

Crystal Palace sendiri kini menjadi tim yang memiliki performa paling buruk di Liga Inggris. Dari 10 pertandingan terakhir, anak asuhan Roy Hodgson baru pernah sekali menang dan sekali imbang. Kemenangan pertama Crystal Palace memang diraih dengan cara yang fantastis dengan menggulingkan Chelsea. Namun satu kemenangan saja tak cukup mendongkrak posisi mereka di zona degradasi.

Menjadi yang terakhir di klasemen sementara, Crystal Palace justru kerap menjadi lumbung gol bagi para striker lawan. Gawang Julian Speroni kini telah kebobolan 21 gol, terbanyak di Premier League musim ini. Kekalahan demi kekalahan sering mereka alami dengan diiringi derasnya gol yang bersarang di gawang Speroni. Tak heran jika dalam pertandingan kali ini, Tottenham diprediksi akan lebih sering menyerang dibandingkan bertahan.

Namun di sisi lain, Mauricio Pochettino justru menganggap pertandingan melawan The Glaziers layaknya partai final. Meski menang melawan Madrid, Pochettino menggunakan kekalahan dari MU sebagai landasan dasar mengarungi Premier League. Setelah gagal mengangkangi United, ini merupakan saat terbaik untuk kembali menyamakan poin. Setidaknya memperkecil ketertinggalan.

Apalagi di bawah Tottenham, ada Chelsea dan Arsenal yang berada di peringkat keempat dan kelima dengan selisih satu poin saja. Pochettino layak menganggap partai ini layaknya final karena jika kalah, Tottenham justru bisa terperosot ke peringkat kelima. Skenario terburuk inilah yang membuat Pochettino mewaspadai pertandingan ini.

Trio Andalan Tottenham

Untuk mengantisipasi kejutan yang sama dari Crystal Palace saat melawan Chelsea, Pochettino pun diprediksi akan menggunakan trio andalan mereka di lini depan. Duet Harry Kane dan Dele Alli di lini depan akan tetap menjadi ujung tombak penggedor gawang lawan.

Di lini tengah, duet maut tersebut akan disuport oleh Cristian Eriksen yang akan menjadi inisiator serangan. Selain sebagai kreator di lini tengah, Eriksen pun sepertinya akan kembali dibebaskan untuk bergerak kemana saja guna membuka ruang dan menciptakan gol. Skema yang sama saat melawan Madrid.

Dengan adanya trio andalan Tottenham di lini depan, Crystal Palace mungkin akan tetap terbenam di dasar klasemen.

Tottenham Vs Crystal Palace, Pochettino Kejar Poin 3 Tertinggal dengan MU on November 4, 2017 rated 3.1 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here