Sah! Raja Udara di Eropa Kini Milik Alvaro Morata

0
33

Pertandingan Chelsea melawan Manchester United yang berlangsung tadi malam di Stamford Bridge berhasil dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor tipis. Meski hanya unggul 1 gol, namun hasil tersebut sudah cukup membuat Chelsea untuk meraih poin sempurna dan memperkecil jarak dengan Manchester City yang berada di puncak klasemen sementara. The Blues sendiri sedang dalam keadaan yang porak poranda mengingat mereka baru saja kalah dari AS Roma di Liga Champions.

Meski bertanding sebagai tuan rumah, Chelsea sejatinya tidak diunggulkan dalam pertandingan tersebut. Justu MU yang awalnya diperkirakan akan keluar sebagai pemenang dan memperpanjang rekor kalah Chelsea di musim ini. Beruntung, data dan statistik menunjukkan bahwa MU belum pernah sekalipun menang di Stamford Bridge dalam 2 musim terakhir. Hal inilah yang membuat anak asuhan Antonio Conte dapat mengambil alih alur pertandingna dari anak asuhan Mourinho.

Gol satu-satunya Chelsea dicetak oleh Alvaro Morata di babak kedua. Memanfaatkan umpan silang dari Cesar Azpilicueta dari sisi kanan, Morata sukses memanfaatkan umpan lambung dari bek untuk disundul menjadi gol. Selebrasi kemenangan pun dilakukan dengan alunan gemuruh dari para fans Chelsea yang memenuhi stadion. Kemenangan ini bak sebuah oase di padang pasir karena sudah lama Chelsea tak merasakannya.

Morata Jadi Raja di Udara

Sundulan Alvaro Morata ke gawang David De Gea ternyata tak hanya membawa kemenangan bagi The Blues. Gol tersebut juga berhasil mencatatkan namanya sebagai striker yang paling berbahaya di Eropa.

Saat masih memperkuat Real Madrid, Morata kerap mencetak gol dengan memanfaatkan kemampuannya yang unggul dalam bola-bola atas. Sejauh ini, Morata sudah mencetak 10 gol di semua kompetisi melalui sundulan kepala. Catatan tersebut pun menjadi yang terbanyak di liga papan atas di Eropa.

Semenjak bergabung dengan Chelsea pada musim panas lalu, penyerang asal Spanyol itu sudah mencetak 7 gol dimana 4 diantaranya dicetak melalui sundulan kepala! Gol tersebut pun mengantarkannya ke posisi ketiga di daftar top skorer Premier League musim ini. Bersama Lukaku dan dua striker Manchester City lain, Morata kini harus bersaing sengit di daftar pencetak gol terbanyak jika ingin berhasil meraih penghargaan pribadi.

Tak heran jika Chelsea sangat bergantung dengan striker berusia 25 tahun itu. Bersama Chelsea, Morata masih tetap menjadi ujung tombak klub. The Blues sendiri kerap kehilangan poin saat Morata tidak hadir di lini pertahanan lawan. Bahkan Antonio Conte tidak memiliki pengganti yang sepadan untuk melapisi ketiadaannya saat Morata cedera atau terkena akumulasi kartu.

Conte Harus Siapkan Pelapis Sepadan

Antonio Conte sendiri terus didesak oleh suporter Chelsea untuk menghadirkan kemenangan guna mempetahankan gelar juara bertahan Premier League. Selain itu, Conte juga harus segera mendapatkan striker yang memiliki kemampuan sepadan dengan Morata.

Michi Batshuayi sendiri belum sepenuhnya dipercaya oleh sang pelatih meski ia sudah mencetak beberapa gol bagi Chelsea di semua kompetisi. Namun performa Batshuayi belum bisa menyaingi Morata yang selalu tampil konsisten di setiap pertandingan.

Pelatih Chelsea sendiri dikabarkan sudah mencari beberapa pemain pengganti yang akan digunakan sebagai pelapis Morata. Nama-nama seperti Ciro Immobile dan Mauro Icardi pun sudah masuk dalam pantauan Chelsea untuk diboyong ke Stamford Bridge.

Sah! Raja Udara di Eropa Kini Milik Alvaro Morata on November 6, 2017 rated 5.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here