Rusia vs. Spanyol, La Furia Roja Hampir Rasakan Kekalahan Pertama

0
19

Rusia terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan soal non teknis lain dalam menyambut Piala Dunia 2018. Tuan Rumah menyambut Spanyol, tentu Rusia ingin menghadirkan pengalaman terbaik untuk para pemain, staff, dan jutaan suporter yang siap memadati kota-kota besar di Rusia. Selain melakukan berbagai hal terkait Piala Dunia, tim nasional sepak bola Rusia pun menjalani beberapa laga penting untuk mempersiapkan mental mereka di putaran pertama nanti. Sebagai tuan rumah, tim nasional Rusia tentu ingin memberikan kepuasan batin kepada para suporter mereka.

Tak pelak jika Rusia pun menjalani dua laga krusial dalam jeda internasional minggu ini. Setelah sebelumnya melawan Argentina, kini mereka harus berhadapan dengan Spanyol di partai terakhir pertandingan persahabatan. Menjamu La Furia Roja, Rusia belajar banyak dari kesalahan yang mereka lakukan saat meladeni Argentina. Kekalahan yang mereka terima dari Lionel Messi dkk membuat Rusia bermain dengan lebih hati-hati dalam menyerang maupun bertahan. Pelatih Stanislav Cherchesov pun terlihat melakukan beberapa eksperimen dengan menurunkan 6 pemain pengganti.

Berlaga di hadapan para pendukungnya sendiri, Rusia harus mengalami nasib pahit karena mereka kalah penguasaan bola. Dalam dua babak 45 menit, La Furia Roja menguasai 65 persen pertandingan. Namun demikian, timnas Rusia patut berbangga karena dapat melepaskan 12 tembakan dimana 5 diantaranya tepat sasaran. Secara statistik, Rusia unggul dari Spanyol yang tampaknya kurang berkembang dalam meladeni permainan yang rapat ala Rusia.

Rusia Buat Spanyol Frustasi

Secara permainan, Rusia sudah bermain dengan lebih baik jika dibandingkan saat meladeni permainan cepat Argentina. Meski harus ketinggalan lewat gol yang dicetak oleh Jordi Alba di menit ke sembilan dan gol tendangan pinalti Sergio Ramos, Rusia mampu bangkit setelah babak kedua.

Gol pertama Rusia terjadi menjelang babak pertama berakhir setelah Fedor Smolov berhasil merobek gawang David de Gea. Tendangan kerasnya gagal ditepis MU itu setelah sebelumnya Smolov mampu mengelabui Gerard Pique dan Sergio Busquets. Ketertinggalan 1 gol pun menjadi sangat penting bagi Rusia dalam melanjutkan babak kedua.

Pada 45 menit kedua, Rusia pun langsung bermain dengan lebih menyerang. Gawang David De Gea kembali dirobek oleh pemain Rusia. Kali ini, Tembaan Aleksey Miranchuk yang memanfaatkan bola liar mampu berbuah gol penyama kedudukan. Meski tak lama setelah itu Spanyol berhasil unggul melalui tendangan penalti Ramos, namun Rusia tetap tampil ganas dalam pertandingan tersebut.

Dua puluh menit menjelang pertandingan berakhir, Smolov berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangan kerasnya lagi-lagi gagal dimentahkan De Gea. Bahkan 5 menit menjelang pertandingan berakhir, Smolov hampir mencetak hattrick dan mempersembahkan kemenangan atas Spanyol jika saja De Gea tidak memiliki reflek yang sempurna. Tembakan keras Smolov dari jarak dekat mampu ditangkap oleh De Gea dan menyelamatkan Spanyol dari kekalahan pertama.

Saat pemirsa menganggap laga akan berakhir dengan biasa saja, insiden yang menimpa Choirul Huda terjadi di atas lapangan. Kiper Rusia, Andrey Lunev mengalami benturan keras dengan jugador Spanyol, Rodgrigo Moreno. Sang kiper pun terkapar di tengah lapangan dan harus ditandu keluar lapangan. Karena sudah melakukan 6 kali pergantian pemain, Denis Glushakov yang sejatinya merupakan gelandang pun harus berlaga sebagai kiper di menit-menit akhir pertandingan.

Hasil akhir 3-3 cukup membuat anak asuhan Stanislav Cherchesov puas karena secara keseluruhan, Rusia bermain dengan gemilan dan berhasil membuat barisan striker Spanyol frustasi tak berkutik.

Rusia vs. Spanyol, La Furia Roja Hampir Rasakan Kekalahan Pertama on November 15, 2017 rated 4.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here