Percaya atau Tidak? Ini 4 Mitos Nyleneh dalam Sepak Bola Eropa

0
18

Sepak bola selalu menyajikan data dan fakta di lapanang yang otentik. Deretan data dan fakta tersebut pun kerap digunakan untuk memprediksi jalannya sebuah pertandingan. Tak jarang jika data dan fakta tersebut berhasil memprediksi sebuah laga dengan tepat. Meski tidak ada yang pasti di dunia sepak bola, tapi angka-angka yang tertera pada data tak akan pernah bohong. Tak heran jika beberapa pengamat percaya bahwa semua hal bisa terjadi sesuai dengan data yang tersaji.

Selain data dan fakta, adapun beberapa mitos yang menjadi anomali di dunia sepak bola. Terlepas dari banyaknya orang yang percaya atau tidak, hal ini selalu menjadi hantu di kehidupan sepak bola. Sulit rasanya mempercayai mitos yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Tapi kejadian di lapangan terkadang berhasil membuat kita takjub.

Ada beberapa mitos di dunia sepak bola yang selama ini masih dipercaya. Bagaimana dengan Anda? Apakah akan mempercayai 4 mitos sepak bola di bawah ini?

  1. Cuneyt Cakir dan Setan Merah

Pertandingan di Liga Champions kerap menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta sepak bola. Kompetisi tertinggi di Benua Biru memang kerap menyajikan sebuah pertandingan dengan tensi tinggi.

Manchester United sebagai klub yang kerap tampil di Liga Champions ternyata memiliki kutukan pahit. Tim dengan julukan Setan Merah dipercaya akan mengalami kegagalan jika pertandingan yang mereka lakoni dipimpin oleh Cuneyt Cakir.

Wasit asal Turki itu memang dikenal tegas. Ia  pernah beberapa kali memimpin pertandingan Manchester United dan hasilnya MU pun selalu kalah. Mitos ini pun terjadi dari musim 2011 hingga sekarang.

  1. Kutukan Ballon d’Or

Setiap pemain sepak bola pasti ingin meraih penghargaan ini. Meski kini sudah tidak tergabung dalam FIFA, namun peraih Ballon d’Or akan tetap dianggap sebagai pemain terbaik di dunia.

Namun ternyata ada kutukan bagi setiap pemain yang berhasil menggapai predikat ini. Sebut saja seperti Ronaldinho, Mihcael Owen, hingga Cristiano Ronaldo dan Messi menjadi pemain langganan yang mendapatkan gelar ini. Uniknya, semua pemain tersebut selalu gagal mengantarkan timnas untuk menggapai juara Piala Dunia!

Ada yang percaya jika ingin menggapai juara Piala Dunia, sebuah pemain hendaknya tidak perlu menjadi pemenang Ballon d’Or.

  1. Kutukan Gettman

Benfica merupakan klub yang memiliki masa kejayaan di era Bel Gettman. Pelatih yang menukangi Benfica di tahun 1961 hingga 1963 ini pernah mengantar Benfica meraih gelar juara Liga Champions sebanyak dua kali.

Dengan prestasi gemilangnya, ia pun datang ke petinggi Benfica untuk meminta kenaikan gaji. Namun sayangnya, permintaan gajinya ditolak manajemen. Ia pun mengeluarkan kata-kata bahwa Benfica tidak akan pernah juara Liga Eropa (Champions) selama 100 tahun. Dan sejauh ini, ucapannya terbukti benar.

  1. Gol Ramsay Mengundang Kematian

Setiap Aaron Ramsay mencetak gol di laga penting, pasti ada saja artis atau orang terkenal yang meniggal dunia. Pola ini disadari secara tidak sengaja.

Saat ia mencetak gol, Osama Bin Laden tewas terbunuh. Steve Jobs pun dinyatakan meninggal saat Ramsay mencetak gol penting saat Derby London. Selanjutnya bintang Fast & Furious, Paul Walker meninggal saat Ramsey mencetak gol ke gawang Cardiff.

Anomali ini terjadi saat Arsenal bertanding pada laga penting dan Ramsay mencetak gol.

Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut, hal itu hanyalah sebuah sisi menarik sepak bola yang tidak perlu dipercayai penuh oleh para supporter.

Percaya atau Tidak? Ini 4 Mitos Nyleneh dalam Sepak Bola Eropa on November 8, 2017 rated 5.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here