Meski Jadi yang Termahal, Neymar Bukan yang Terbaik di Dunia Sepak Bola

0
18

Keberadaan Neymar di Barcelona dalam jangka waktu yang lama memang sebenarnya akan memberikan dampak buruk baginya. Selama masih ada Lionel Messi, Neymar tetap akan menjadi yang kedua meski secara statistik permainan Neymar beberapa kali lebih unggul dari La Pulga. Tak heran jika saat datang tawaran dari PSG, Neymar pun langsung menyetujui proses negosiasi kontrak tersebut. Ia pun langsung mencuri perhatian dunia sebagai pemain termahal saat ini. Bahkan banyak yang percaya bahwa rekor tersebut akan bertahan lama mengingat belum ada pemain yang memiliki kualitas seperti dirinya.

Di PSG, Neymar mendapatkan semuanya. Mulai dari perlakuan khusus yang diberikan oleh tim, hingga nomor punggung 10 kesukaannya. Nomor punggung 10 merupakan sebuah hal yang sakral di Barcelona karena hanya Lionel Messi yang boleh menggunakannya. Tak heran saat ia pindah ke Les Parisiens, Neymar langsung memilih nomer tersebut. Tak hanya mendapatkan perlakuan dan nomer khusus, Neymar pun berhasil merebut hati para suporter dan jajaran manajemen. Ia langsung menjadi bintang dan pusat perhatian di klub barunya. Berbeda saat ia masih berseragam Barcelona dimana Messi selalu menjadi yang pertama.

Dengan kata lain, kini kehidupan Neymar jauh lebih baik jika dibandingkan saat ia masih berada di Camp Nou. Dari segi kekayaan, popularitas, hingga hak khusus yang ia dapatkan, Neymar sudah mendapatkan segalanya. Namun ternyata, ia tidak serta merta menjadi yang pertama untuk urusan sepak bola. Rencana Neymar keluar dari Barcelona mungkin untuk menjadi yang pertama, namun ternyata hal tersebut urung tercapai karena Messi tetap menjadi yang pertama di dunia kulit bundar. Statistik menunjukkan bahwa Neymar belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang Lionel Messi.

Dribbling Skill Masih Dibawah Messi

Baik Messi maupun Neymar sekilas memiliki kemampuan dribbling yang sama baiknya. Tak heran jika dribbling skill menjadi salah satu atribut utama yang menjadi keunggulan Messi dan Neymar.

Di Liga Prancis, Neymar telah mencatat 96 kali percobaan dribel dalam 8 penampilan. Rasio kesuksesan dribelnya pun mencapai angka 63%. Namun sayangnya, Neymar lagi-lagi belum bisa menandingi Lionel Messi yang sudah mencoba melakukan 113 kali dribel dalam 11 permainan.

Meski secara rasio Messi masih kalah statistik dengan hanya mencatatkan rasio dribel sukses 60% saja, namun Messi unggul dalam perolehan jumlah percobaan. Hal ini juga merupakan indikasi bahwa Messi jauh lebih eksplosif dibandingkan Neymar yang justru kerap menunggu datangnya bola.

Soal Ketajaman, Messi Ungguli Neymar

Atribut lain yang menjadi pembeda kedua pemain adalah soal ketajaman di depan gawang. Messi sudah membuktikan bahwa ketajamannya selalu terjaga dari tahun ke tahun. Neymar sendiri kini sedang berada di masa jayanya dan belum pernah mengalami fase kritis dalam karirnya.

Di musim ini, Lionel Messi masuk dalam nama pemain yang mencetak gol terbanyak di 5 liga top Eropa. Ia hanya kalah dari Immobile, Cavani, dan juga Falcao. Neymar sendiri belum muncul dalam daftar ini karena meski produktif di liga domestik, namun ia masih kalah jumlah gol di level Eropa.

Baik Neymar maupun Messi masih kalah dari Cristiano Ronaldo yang merupakan musuh bebuyutan mereka saat masih bersama Barca.

Brace dan Hattrick

Faktor lain yang menentukan adalah kepiawaan dalam mencetak lebih dari 1 gol dalam sebuah pertandingan. Messi sendiri sudah mencetak 3 brace dan 1 hattrick.

Sedangkan Neymar sendiri baru berhasil mencetak 1 brace dan belum pernah mencetak hattrick musim ini.

Meski Jadi yang Termahal, Neymar Bukan yang Terbaik di Dunia Sepak Bola on November 9, 2017 rated 5.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here