Mantan Pemain MU Beberkan Penyebab Menurunnya Performa Romelu Lukaku

0
19

Datang dengan harga 75 poundsterling dari Everton, Romelu Lukaku langsung berhasil menyingkirkan Wayne Rooney. Mantan striker timnas Inggris itu dulu pun didatangkan Manchester United dari klub yang sama dengan Lukaku. Pertukaran ini pun awalnya diragukan oleh beberapa fans garis keras MU. Mereka meyakini bahwa kehilangan Wayne Rooney bisa memunculkan masalah serius di lini depan Setan Merah. Rooney dianggap sebagai striker berpengalaman yang ajaib karena bisa menumbuhkan kembali rambutnya di usia 28 tahun.

Lukaku datang dengan prestasi mentereng sebagai top skorer nomer dua di Premier League di musim sebelumnya. Meski moncer bersama Everton, namun fans MU pun ragu karena permainan dan pengalaman Lukaku di level Eropa belum teruji. Fans MU pun menaruh keraguan besar dengan pertukaran yang terjadi antara Manchester United dan Everton. Perjudian yang mematikan tersebut pun terjadi di musim panas ini.

Beruntung bagi kubu Setan Merah, Lukaku segera nyetel dengan gaya permainan United. Ia langsung tajam di lini depan MU dengan mencetak 10 gol dari 11 pertandingan pertama MU di semua kompetisi. Sedangkan di Premier League, hingga pekan ini Lukaku sudah mencetak 7 gol dari 11 penampilan. Bandingkan dengan Rooney yang justru tampil melempem di klub lamanya. Tentu MU menang besar dalam perjudian di musim panas ini.

Tenggelam Setelah Terbang Tinggi

Nama Lukaku pun langsung mendapatkan tempat baru di hati para fans MU. Hingga akhirnya Lukaku memiliki chant khusus yang selalu didengungkan di setiap pertandingan. Kejeniusan dan keganasan Lukaku di depan gawang selalu dinyanyikan oleh fans MU.

Bahkan di bawah asuhan Mourinho, Lukaku langsung menjadi andalan di lini depan. Mou pun tidak akan mengistirahatkan Lukaku karena MU sangat bergantung kepadanya. Bersama Nemanja Matic, Lukaku selalu berada di lineup utama dan tidak pernah tergantikan oleh pemain lain. Di saat itu, MU sudah resmi kecanduan terhadap performa Lukaku.

Namun bagaikan sebuah mesin diesel yang digunakan terus menerus, mesin tersebut butuh istirahat sebelum dinyalakan lagi. Kira-kira seperti itulah analogi yang menggambarkan kondisi Romelu Lukaku saat ini. Striker asal Belgia itu mulai mengalami penurunan performa setelah tampil gemilang di 10 pertandingan pertama.

Faktor kelelahan disinyalir menjadi salah satu alasan mengapa Lukaku urung mencetak gol-gol kemenangan untuk MU. Selama ini Anthony Martial dan Marcus Rashford yang kerap menjadi juru selamat MU kala Lukaku gagal mencetak gol kemenangan. Setelah di awal musim dibanjiri dengan pujian dan harapan, kini Lukaku pun mulai disorot karena penampilannya yang menurun. Kegagalannya dalam mencetak gol pun membuat salah satu mantan pemain MU angkat bicara.

Lukaku Disorot Mantan Pemain MU

Ray Wilkins yang pernah membela MU selama 4 musim di akhir tahun 70an mengungkapkan kegelisahannya terhadap performa Lukaku akhir-akhir ini. Penyerang berusia 24 tahun itu disinyalir gagal mempertahankan peformanya di Liga Inggris dan Liga Champions.

Selain harus segera memperbaiki penampilannya di depan gawang lawan, ada faktor lain yang membuat Lukaku tampil mlempem dalam beberapa pertandingan terakhir. Ketiadaan Mata sebagai playmaker membuat Lukaku urung mencetak gol lagi. Ia adalah tipe striker yang harus dilayani. Tanpa adanya Mata yang kerap membuka peluang, Lukaku kesulitan menjebol gawang lawan.

Wilkins sendiri percaya bahwa Lukaku akan kembali menemukan performa terbaiknya jika MU juga memperbaiki dirinya. Akankah Lukaku kembali menemukan ketajamannya?

Mantan Pemain MU Beberkan Penyebab Menurunnya Performa Romelu Lukaku on November 8, 2017 rated 5.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here