Guardiola dan Pengaruhnya dalam Sepak Bola Dunia

0
17

Guardiola menjadi seorang pemain yang tidak terlalu mengkilap di zamannya. Bersama Barcelona, pemain yang dulu berposisi sebagai gelandang ini pun mengakhiri karir di Camp Nou. Setelah sukses sebagai pemain, ia pun melanjutkan karir di dunia sepak bola dengan menjadi pelatih. Guardiola didapuk menjadi pelatih Barcelona muda dan memiliki karir yang cemerlang hingga akhirnya menjabat sebagai pelatih utama.

Bersama Guardiola, Barcelona pun melahirkan gaya baru dalam sepak bola bernama tiki taka. Di bawah asuhannya, Barcelona pun menjadi salah satu klub yang terbaik di dunia. Barca meraih berbagai trofi kompetisi seperti Liga Champions, La Liga, Copa del Rey, hingga level Piala Dunia Antarklub. Lengkap sudah bersama La Blaugrana, ia pun ingin kembali mengasah kemampuannya sebagai pelatih. Keluar dari Camp Nou, Guardiola direkrut oleh Bayern Munchen.

Setali tiga uang dengan masa indahnya di Barcelona, Pep Guardiola pun langsung tampil gemilang di Bundesliga dengan langsung mengantarkan Bayern meraih trofi. Begitu juga dengan DFB Pokal yang merupakan piala liga di Jerman. Namun Guardiola tak menghabiskan banyak waktu di sini dan memilih untuk menyeberang ke Inggris dengan menerima permintaan Manchester City.

City Bisa Jadi Tim Terhebat dalam Sejarah Premier League

Meski belum berhasil menghantarkan The Citizens juara liga Inggris di musim pertamanya, namun performa klub di bawah asuhan Guardiola terlihat bagus di musim ini. Lihatlah klasemen sementara, Manchester City berada di posisi pertama dan belum pernah merasakan kekalahan sekalipun. Catatan gol yang ditorehkan pun luar biasa.

Tak heran jika Guardiola dianggap telah membawa perubahan besar di tubuh Manchester City. Tak hanya membuat permainan City lebih berkembang dan enak dilihat sepanjang pertandingan, kejeniusan Guardiola juga terlihat saat ia memilih pemain untuk melengkapi racikannya. Pelatih yang mendukung kemerdekaan Catalan itu bisa memilih pemain-pemain yang akhirnya bisa tampil bagus bersama tim.

Kevin De Bruyne, Claudio Bravo, hingga Gabriel Jesus adalah bukti kejeniusannya dalam mencium pemain bertalenta. De Bruyne yang awalnya menjadi pemain buangan Chelsea justru kini menjadi pilihan utama di skuad City. Meski Bravo gagal menunjukkan performa terbaiknya, namun pembelian Jesus telah membuat lini depan City semakin tajam.

Bahkan dalam beberapa pekan terakhir, para pengamat memprediksikan bahwa Pep Guardiola bisa membawa Manchester City menjadi klub terhebat sepanjang sejarah Premier League jika mampu juara tanpa pernah merasakan kekalahan!

Penghancur Sepak Bola Italia

Istilah Guardiolanisme muncul sebagai bentuk gaya bermain yang mirip racikan Pep Guardiola. Italia yang mulai mengadopsi permainan Guardiolanisme pun dinilai gagal menerapkan strategi yang sama di timnas mereka sehingga Itali harus terseok di kualifikasi Piala Dunia 2018.

Chellini menjadi salah satu pemain yang mengkritik habis-habisan gaya permainan Italia. Ia mengatakan bahwa timnas Itali memiliki materi pemain yang bagus, tapi taktik ala Guardiola tidak bisa diterapkan. Itali memiliki komposisi pemain yang hanya cocok menggunakan strategi ala Italia.

Di sisi lain, Eusebio Di Francesco yang merupakan manajer AS Roma mengatakan bahwa Guardiola adalah inspirasinya. AS Roma kerap menampilkan pressing ketat untuk merebut bola dan Guardiola dianggap sebagai orang yang berjasa karena telah memberikan inspirasi.

Terlepas dari berbagai pro dan kontra yang menyelimutinya, Pep Guardiola merupakan salah satu pelatih paling berpengaruh di dunia karena berhasil memberikan warna berbeda di dunia sepak bola.

Guardiola dan Pengaruhnya dalam Sepak Bola Dunia on November 12, 2017 rated 5.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here