Diancam Degradasi, Begini 3 Skenario yang Membuat Persib Bertahan di Liga 1

0
41

Perseteruan antara Persija Jakarta dengan Persib Bandung yang berakhir dengan WO yang dilakukan oleh Persib ternyata berbuntut panjang. Tak hanya merugikan bagi Persib karena dikalahkan dengan skor 3-0 akibat melakukan WO, Persib juga ternyata memiliki ancaman lain yang jauh lebih berbahaya. Dalam kondisi seperti ini, Persib pun terancam degradasi dari Liga 1 Gojek Traveloka.

Hal ini merujuk pada aturan yang sudah termaktub dalam regulasi. Dua poin peraturan itu ada pada Pasal 13 Ayat 1 poin C dan Pasal 13 ayat 2 poin A. Dalam peraturan tersebut dinyatakan bahwa sebuah klub bisa dianggap mengundurkan diri dari Liga 1 apabila meninggalkan lapangan sebelum selesainya pertandingan dijalankan. Peraturan tersebut mirip dengan kejadian yang dialami oleh Persib saat WO melawan Persija di Stadion Manahan Solo.

Di pasal lain juga disebutkan bahwa klub yang mengundurkan diri saat Liga 1 dimulai, maka seluruh pertandingan yang dijalankan akan dibatalkan dan dinyatakan tidak sah. Bahkan seluruh nilai dan gol yang terjadi tidak dihitung dalam menentukan klasemen akhir dan dihilangkan dari klasemen.

Akan tetapi, Persib Bandung sendiri masih memiliki kans untuk tetap bertahan di kasta teratas liga Indonesia dan bisa lolos dari degradasi. Berikut 3 penjelasan mengapa Persib masih bisa lolos dari jeratan degradasi Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia.

  1. Tidak Ada Bukti Persib Minta WO

Umuh Muchtar selaku manajer Persib menyatakan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari manajemen Persib untuk mengajak anak asuhan melakukan WO. Menurut pembelaannya, Persib saat itu tidak berniat untuk melakukan WO.

Umuh sendiri berkata bahwa apa yang dilakukan Persib di pinggir lapangan adalah berembug untuk menyusun strategi setelah mereka kehilangan salah satu pemain. Namun anehnya, tiba-tiba wasit langsung meniup peluit berakhirnya pertandingan sehingga Persib pun dinyatakan kalah 3 kosong.

Itulah alasan mengapa Umuh Muchtar yakin Persib tidak akan terkena sanksi degradasi karena tidak memiliki bukti yang sah terkait WO.

  1. Pemilik Persib Adalah Penyokong Utama Liga

Glenn Sugita yang merupakan Dirut PT. Persib Bandung Bermartabat menjadi tulang punggung Persib. Namun selain sebagai pemilik, ia juga dikenal sebagai salah satu jajaran direksi di PT. Liga Indonesia Baru yang merupakan operator Gojek Traveloka Liga 1 musim ini.

Glenn juga dikenal sebagai orang yang berjasa dalam mendatangkan sponsor untuk berbagai kompetisi, seperti saat PT. GTS mengadakan turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) musim lalu. Ia berjasa mendatangkan sponsor senilai 25 Miliar dari bank BTPN.

Begitu pula dalam perannya bersama PT. LIB yang merupakan operator Liga Indonesia. Ia pun dianggap berjasa dalam mendatangkan sponsor utama dan beberapa sponsor lainnya.

  1. Persib punya Fans Paling Banyak

Jika dihitung berdasarkan presentase, Persib merupakan salah satu tim yang memiliki fans base paling besar di Indonesia. Bersama Persija dan Persebaya, Persib menjadi klub besar yang mendatangkan pundi-pundi uang berupa tiket masuk.

Tidak hanya di Jawa Barat, Persib pun memiliki fans yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, fans Persib pun dinilai menjadi suporter paling setia karena kerap pergi melalang buana.

Pertimbangan lain adalah faktor keamanan dimana jika Persib didegradasi, akan ada gesekan antara suporter Persija dan Persib di luar lapangan hijau.

Dengan tiga pertimbangan itu, sulit rasanya membayangkan Persib Bandung terdegradasi dari panggung utama sepak bola Indonesia.

Diancam Degradasi, Begini 3 Skenario yang Membuat Persib Bertahan di Liga 1 on November 7, 2017 rated 5.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here