Bhayangkara FC vs. Persija Jakarta ”The Guardian Mantapkan Gelar Juara”

0
20

Bhayangkara FC vs. Persija Jakarta , The Guardian Mantapkan Gelar Juara

Bhayangkara FC baru saja dinobatkan sebagai ‘juara’ Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia. Namun demikian, beberapa orang seperti Wakil Ketua PSSI menyatakan bahwa klub berjuluk The Guardian itu belum tentu menjadi juara. Klub yang dimiliki Polri itu harus menyelesaikan pertandingan terakhir kontra Persija untuk memastikan gelar juara Liga 1 Indonesia. Jika saja Bhayangkara FC mampu menjungkalkan Macan Kemayoran, maka gelar juara akan sah dan resmi menjadi milik Polri.

Dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia pekan terakhir, Bhayangkara FC akan menjadi tuan rumah bagi Persija yang harus melawat ke Stadion Patriot Chandrabhaga pada Minggu besok. Tentu saja Bhayangkara FC bertekat untuk meraih poin penuh guna menjadi juara di kandang sendiri. Apalagi mereka memiliki tren yang sangat baik di musim ini setelah berhasil mencatatkan permainan yang gemilang. Meski memiliki poin yang sama dengan Bali United, namun Bhayangkara FC memiliki kans yang lebih besar untuk menjadi pemenang Liga Indonesia.

Bola Hari ini Bhayangkara FC vs Persija Jakarta –¬†Setelah meraih 22 kemenangan dalam 33 pekan, tentu Bhayangkara FC ingin melengkapi gelar juara mereka di pertandingan terakhir. Ini merupakan peluang emas bagi klub yang baru berdiri beberapa bulan yang lalu. Mereka akan menjadi klub debutan yang mampu meraih gelar juara liga di musim pertama. Meskipun kalah, perolehan yang sama dengan Bali United diperkirakan tak akan mengubah banyak berbedaan mengingat Bhayangkara FC menang head to head dengan Bali United.

Kemenangan Gede Widiade

Wajar jika Liga 1 Indonesia dikatakan sebagai liga guyon atau carut marut. Terlepas dari segala kontroversi yang menyelimuti sepak bola Indonesia, PT. LIB selaku penyelenggara liga pun tidak memiliki kredibilitas.

Sejak awal musim, pembagian uang pesangon yang tidak transparan dan tidak adanya kejelasan struktur kompetisi membuat beberapa klub semakin terombang-ambing. Tak heran jika pada beberapa waktu yang lalu, sejumlah klub mengancam akan melakukan mogok pertandingan karena tidak adanya kejelasan dari PT. LIB. Bahkan hingga saat inipun, kasus tersebut seperti ditelan bumi karena tidak ada kabarnya.

Selain itu, masalah profesionalisme manajemen juga menjadi sorotan dalam sepak bola Indonesia. Dalam pertandingan ini, ada aktor yang dapat meraih keuntungan besar dibandingkan para pelaku sepak bola itu sendiri. Adalah Gede Widiade, selaku pemilik klub Persija Jakarta. Menggantikan Ferry Paulus pada Mei 2017, Gede Widiade pun menjadi orang nomer 1 di Persija.

Uniknya, Gede Widiade juga merupakan salah satu inisiator munculnya Bhayangkara FC. Klub yang sebelumnya dimiliki oleh Gede sahamnya dijual 90% ke Polri dan 10% sisanya masih dimilikinya. Jadi, terlepas dari siapa yang menang dalam pertandingan ini, atau siapa yang menjadi juara dalam turnamen ini maka Gede Widiade tetap yang akan menuai keuntungan besarnya.

Hal inilah yang membuat sepak bola Indonesia menjadi sebuah kompetisi yang tidak profesional karena satu orang memiliki dua klub yang berbeda.

Spasojevic vs. Bambang Pamungkas

Pemain yang baru saja dinaturalisasi oleh PSSI itu memiliki rekam jejak yang gemilang dalam beberapa pertandingan terakhir. Bahkan dalam pertandingan terakhir melawan Madura United, pemain yang kerap dipanggil Spaso itu baru saja mencetak hattrick.

Sedangkan nama Bambang Pamungkas sendiri dikenal sebagai salah striker kawakan di Indonesia. Meski tidak memiliki kemampuan yang gemilang karena lebih sering beruntung dalam mencetak gol, entah mengapa ia masih dipakai di Persija.

Duel dua striker berpengalaman ini akan menjadi bumbu pedas di lapangan yang membuat pertandingan semakin menarik.

Bhayangkara FC vs. Persija Jakarta ”The Guardian Mantapkan Gelar Juara” on November 11, 2017 rated 4.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here