5 Kesalahan Klub Inggris dalam Bursa Transfer Musim Panas Lalu

0
19

Bursa transfer menjadi ajang yang tepat untuk memburu pemain baru untuk memperkuat sebuah tim. Di Inggris, bursa transfer pun menjadi jembatan bagi para pemain yang menyeberang dari kasta kedua ke kasta pertama, atau setidaknya menyeberang dari satu klub ke klub lain. Ini merupakan sebuah kebiasaan yang wajar karena sepak bola modern juga memiliki aspek bisnis. Seperti halnya di liga-liga lain, pemain kunci di klub besar bisa menyeberang ke klub lain jika memang ada kesepakatan yang pas.

Selain bisa menjadi jembatan untuk mencari pemain baru, bursa transfer juga merupakan salah satu faktor kunci sebuah tim dalam mengarungi kompetisi. Jika mereka gagal mendapatkan sosok yang tepat untuk memperkuat skuad utama, maka tim akan kerepotan dalam mengarungi kompetisi. Musim ini Chelsea merasakan betapa suramnya nasib mereka di Premier League setelah melakukan kesalahan dalam transfer musim panas lalu.

Ya, ada banyak tim yang melakukan kesalahan pada bursa transfer lalu dan berakibat fatal bagi performa klub di musim ini. Di bawah ini ada 5 kesalahan fatal yang dilakukan oleh klub Liga Inggris di bursa transfer musim panas lalu. Ini penjelasan lengkapnya!

Everton Tidak Temukan Pengganti Lukaku

The Toffees menjadi salah satu tim yang paling banyak disorot musim ini. Membelanjakan lebih dari 130 juta pounds, Everton dinilai akan menjelma menjadi tim kuda hitam paling berbahaya di musim ini.

Namun nyatanya, meski berbelanja dengan jorjoran, mereka tidak bisa menemukan pengganti yang sepadan untuk Romelu Lukaku. Akibatnya pun sangat fatal karena kini Everton berada di zona degradasi setelah barisan penyerang mereka gagal menunjukkan performa terbaik.

Penjualan Matic ke MU

Manchester United mendapatkan rejeki nomplok saat berhasil memboyong Matic ke Old Trafford. Mourinho tahu bahwa Matic merupakan sosok yang penting bagi klub. Namun hal tersebut tidak diketahui Antonio Conte.

Penjualan Matic ke MU pun menjadi salah satu kesalahan terbesar Chelsea musim ini karena lini tengah mereka menjadi rapuh. Di sisi lain, MU tampil dengan prima meski di lini tengah mereka harus kehilangan Paul Pogba.

Transfer Termahal The Hammers

West Ham United memecahkan rekor transfer mereka dengan membeli Marko Arnautovic atas perintah sang pelatih, Slaven Bilic. Ia pun menjadi pemain termahal yang dibeli West Ham United.

Namun sayangnya, kedatangan Arnautovic justru menjadi mimpi buruk bagi Bilic karena sang pemain gagal mencetak gol ataupun asists dalam 7 pertandingan. Bahkan kartu merah yang ia terima saat melawan Southampton membuat The Hammers semakin terpuruk di zona degradasi.

The Reds Urung Beli Bek Baru

Kegagalan Liverpool dalam merekrut Virgil van Dijk dari Southampton ternyata memberi petaka bagi anak asuhan Jurgen Klopp. Pelatih asal Jerman itu seharusnya membeli bek setelah gagal mendapatkan van Dijk.

Andai saja The Reds tidak melakukan kesalahan fatal tersebut, Liverpool bisa masuk ke peringkat atas karena memiliki lini pertahanan yang kuat. Bek-bek Liverpool bahkan terlihat amatir saat mereka dihancurkan Manchester City 5 gol tanpa balas.

Arsenal Ogah Lepas Sanchez

Andai saja The Gunners mau melepas pemain Chile itu di musim panas ini, mungkin mereka akan mendapatkan banyak uang dari hasil penjualan. Namun sayangnya, Arsenal ogah menjual sang pemain meski Sanchez sudah tidak betah di Emirates Stadium.

Kini The Gunners justru harus bersiap kehilangan sang pemain karena Sanchez bisa pergi dengan gratis di akhir musim nanti.

5 Kesalahan Klub Inggris dalam Bursa Transfer Musim Panas Lalu on November 13, 2017 rated 5.0 of 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here